Kondisi sungai ayung

Kondisi Sungai Ayung, Kriteria Arung Jeram Bali 2017

Kondisi Sungai Ayung, Kriteria Arung Jeram Bali 2017
Rate this post

Kondisi Sungai Ayung

Sahabat traveler, di Postingan ini kami berbagi informasi akan Kriteria dan Kondisi Sungai Ayung Bali yang terkenal dan banyak digemari para wisatawan Adventure maupun Adrenalin, didalam tulisan ini kami khusus membahas tentang Kondisi dan kriteria sungai ayung, Tips rafting bagi pemula juga Rekomendasi Perusahaan penyedia Jasa Arung Jeram (Rafting) yang aman dan professional.

Pulau Bali merupakan salah satu pusat destinasi dunia yang sangat terkenal, baik buat wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal. Keindahan pulau ini telah diakui dunia, menurut versi conde nast traveler tahun 2015 Pulau Bali pun dinobatkan menjadi pulau terindah di dunia, beragam kegiatan wisata hingga fasilitas akomodasi dunia dan international dapat anda temui di pulau ini.

Salah satu kegiatan wisata yang digemari dipulau Bali adalah Wisata rekreasi Arum Jeram atau lebih popular disebut “Rafting”, kegiatan arung jeram yang memacu adrenalin ini tidak hanya terdapat atau dilakukan di satu riak aliran sungai saja dipulau ini tapi pulau ini memiliki banyak aliran sungai. Kriteria dan kondisi sungai yang ideal untuk kegiatan Arung Jeram dibali terbagi 3 Sungai; Sungai Ayung di Ubud, Sungai Telaga Waja di Karangasem dan Sungai Melangit di Klungkung, ketiga sungai tersebut memiliki kondisi level arus jeram yang berbeda-beda.

Sungai Ayung merupakan pilihan yang tepat bagi para rafting pemula atau level medium pecinta rafting (Rafter). Kondisi Sungai Ayung adalah Sungai yang terpanjang di bali dengan dengan melintasi 2 kabupaten Bangli dan badung, sungai ini mengalir sepanjang  62 km dan bermuara di selat badung sanur.

Bagi warga kota denpasar dan badung, Sungai Ayung pun yang menjadi sumber air bersih bagi dua Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Bali, yakni PDAM Kota Denpasar dan PDAM Kabupaten Badung.Kriteria,

Kondisi, Kelebihan dan Kekurangan Sungai Ayung

Kriteria awal riak jeram di sungai Ayung ubud ini menpunyai tingkat kesulitan khas di level I-III, dengan kedalaman rata rata air 1 – 2 meter tergantung volume debit air disetiap musimnya. Semenjak tahun 70 an Arung jeram (Rafting River) telah menjadi olahraga yang lebih bersifat rekreasi, Hampir semua perusahaan jasa penyedia Rafting ini selalu memilih sungai yang memiliki tingkat kesulitan rendah karena memperhitungkan factor keselamatan dan komersil untuk mengaet wisatawan sebanyaknya dalam aktivitas tersebut. Tentunya wisatawan pemula jauh lebih banyak mencoba di banding yang sudah professional.

Kriteria dan Kondisi Sungai Ayung Bali bagi yang Professional pastinya akan memilih sungai dengan tingkat atau level kesuliatan yang lebih tinggi, yaitu level IV-V dengan medan jauh lebih menantang bagi mereka dan kerjasama team yang solid dibutuhkan dalam kondisi ini karena jika sampai kekurangan perhitungan dan kerjasama yang baik akan berakibat fatal hingga merengut Nyawa.  Maka kondisi sungai tingkat level: IV-VI tidak di rekomendasikan bagi tingkat pemula atau medium.

Inilah 6 Daftar Klasifikasi Tingkat Kesulitan Sungai

Level sungai tingkat I: Hanya diperlukan keahlian dasar saja, sangat cocok untuk yang pertama kali mencoba arung jeram dan biasanya rider guide rafting lebih banyak berusaha mengayu dan mengarahkan raft tersebut dibanding peserta lainnya, kondisi level ini dapat ditemui di sungai Ayung.

Kondisi Sungai Ayung
Kondisi sungai ayung level 1 diperlukan keahlian dasar saja dalam mengayuh.

Level sungai tingkat II: Juga diperlukan keahlian dasar saja dalam mengayuh. Akan ada batu besar di sungai dan keahlian manuver perahu diperlukan juga dan biasanya rider guide rafting lebih banyak berusaha mengayu dan mengarahkan raft tersebut dibanding peserta lainnya, kondisi level ini dapat ditemui di sungai Ayung.

Level sungai tingkat III: Diperlukan keahlian mengayuh, terdapat gelombang kecil, terdapat batu besar, terdapat terjunan setinggi maksimal 4 meter. Untuk dapat mengikuti klas sungai tinkat III, bagi pemula harus mendengar intruksi jelas rider guide rafting tersebut, kondisi level ini dapat ditemui di sungai Ayung.

Kondisi Sungai Ayung
Kondisi sungai ayung level 3 terdapat terjunan setinggi 4 meter.

Level sungai tingkat IV: Disini terdapat arus dan gelombang cukup besar, terdapat banyak batu besar, terjunan maksimum setinggi 6 meter, diperlukan keahian manuver yang handal, bagi pemula harus mendengar intruksi jelas rider guide rafting tersebut.

Kondisi Sungai Ayung
Kondisi sungai level 4 terdapat batu besar, terdapat terjunan setinggi maksimal 6 meter.

Level sungai tingkat V: Disini terdapat batu besar dalam jumlah banyak, arus dan gelombang keras, terjunan sangat tinggi. Diperlukan keahlian manuver tingkat ahli, tidak disarankan untuk pemula.

Level sungai tingkat VI: Level di sungai ini sangat berbahaya, walupun professional sangat jarang yang berani mencoba. Perusahaan rafting tidak akan melakukan rafting di tingkat sungai ini. Orang yang selamat di tingkat ini, dianggap hanya keberuntungan.

Kriteria dan Kondisi Arung Jeram Sungai Ayung, memiliki klasifikasi tingkat kesulitan sungai di klas II-IV, sangat cocok untuk yang pertama kali mencoba rafting.

Kelebihan Sungai Ayung

  1. Lokasi sungai berjarak 10 kilomter dari pusat wisata Ubud (ubud castle atau pasar ubud). Jadi bagi wisatawan yang menginap di kawasan Ubud Bali tentu tidak makan waktu untuk mencapai lokasi ini. Tapi jika ditempuh dengan mengendarai mobil atau motor dari Kuta atau Denpasar akan memakan waktu kurang lebih hampir 1 jam-an
  2. Sangat cocok untuk pemula dengan tingkat kesulitan jeram di kelas II hingga IV.
  3. Pemandangan indah dan masih hijau melaui lembah tebing dengan oranamen pahatan batu di sekitar tebing sungai.
  4. Sungai Ayung Ubud cocok untuk rafting yang bersifat rekreasi – melintasi banyak villa-villa international dan luxury, dan ada pula tempat pemberhentian untuk frelax sejenak setelah letik ber-rafting-ria. Di mana di tempat pemberhentian tersebut ada spot Cliff Jump dengan ketinggian 4 meter , jangan pernah terlewatkan.
  5. Terdapat Spot Air terjun lokasi yang cocok untuk ber foto (Selfie) atau anda bisa merasakan pijatan air terjuan jatuh deras di kepala anda.

Kekurangan Sungai Ayung

  1. Akses dari lobby atau starting point ke bibir sungai harus melewati turunan tangga yang lumayan banyak.
  2. Serta akses dari bibir sungai ke lokasi restoran setelah selesai rafting juga harus menaiki sejumlah anak tangga yang lumayan melelahkan.
  3. Arus jeram yang kurang kuat sehingga bagi yang suka tantangan dan professional raft terkesan kurang menantang.
  4. Rute rafting sungai Ayung Ubud lebih pendek dari pada rute sungai Telaga wajah dan Kelungkung.

 

TIPS RAFTING BAGI PEMULA

Mencoba aktivitas arung jeram atau biasa disebut rafting, tidak cukup hanya bermodal nyali besar saja melainkan hal-hal kecil pun mesti diperhatikan sesaat sebelum memulainya. Bagi traveler yang masih pemula yang sama sekali belum pernah mencoba rafting dan yang belum bisa berenang, ada baiknya perlu persiapan yang matang.
Inilah tips dari kami yang bisa traveler jadikan acuan dalam ber-rafting dengan menimbang kondisi sungai ayung;

  1. Kondisi tubuh
Sebaiknya peserta arung jeram dalam kondisi berbadan sehat. Tidak masalah jika Anda tidak bisa berenang, namun sebaiknya utarakan kepada pemandu bahwa Anda tidak bisa berenang. Untuk usia peserta, kebijakan setiap operator berbeda-beda karena tergantung kondisi sungai ayung dan tingkat kesulitan pengarungan. Di sungai ayung ini yang ideal bagi anak-anak mulai dari usia 6 tahun bisa menjadi peserta arung jeram.
  1. Pakaian
Sebaiknya kenakan celana pendek dan kaus katun yang nyaman. Agar nyaman, kenakan sandal sebagai alas kaki. Sebaiknya gunakan sandal gunung daripada mengenakan sandal jepit yang licin dan mudah lepas.
  1. Perlengkapan

Gunakan helm pelindung dan jaket pelampung (life jacket). Pilih jaket sesuai ukuran tubuh Anda. Cari jaket yang pas di badan, tidak kesempitan maupun terlalu longgar. Jaket pelampung tersedia dalam beberapa ukuran dan bisa diatur.

Pilih helm dengan ukuran pas di kepala. Helm tersedia dalam beberapa ukuran. Cara memastikan helm yang pas adalah tali tidak menyeberang dagu, melainkan berada di bawah dagu. Tetapi jangan sampai tali terlalu sempit hingga menyakiti dagu Anda.

  1. Pemanasan
Tak ada salahnya Anda melakukan sedikit pemanasan sebelum melakukan arung jeram. Di beberapa operator arung jeram, hal ini seringkali jarang dilakukan. Namun tetap saja, arung jeram adalah olahraga. Jika pemanasan kurang, bisa-bisa di tengah mengayuh dayung, tangan Anda kram atau terkilir.
  1. Posisi duduk

Duduklah di tepi perahu karet. Jangan di tengah ataupun di dasar perahu karet. Hal ini untuk memudahkan Anda menyeimbangkan tubuh. Ikuti instruksi guide anda di mana sebaiknya anda duduk. Kadang posisi duduk diatur sesuai dengan berat badan peserta.

Anda bisa memilih duduk di sisi kiri atau sisi kanan. Ingatlah posisi duduk Anda karena berhubungan dengan cara mengayuh dayung dan instruksi saat mengayuh. Lalu jepit kaki di bagian dasar perahu. Ada kantung khusus untuk meletakkan kaki agar Anda tak mudah terjengkang.

  1. Dayung
Anda harus memperhatikan dengan benar cara membawa dan menggunakan dayung. Walau tampak hanya sebilah papan tongkat dayung, salah-salah Anda bisa melukai diri sendiri maupun orang lain saat mendayung. Jika Anda duduk di sebelah kanan, genggam ujung dayung berbentuk “T” dengan telapak tangan kanan. Sementara tangan sebelah kiri menggenggam tengah-tengah tongkat dayung.
  1. Mengayuh

Sebelum memulai arung jeram, instruktur biasanya akan mengajarkan terlebih dahulu berbagai aba-aba. Di antaranya adalah instruksi “Maju” dan “Mundur”. Instruksi “Maju” yaitu dayung dikayuh ke arah dalam untuk membuat perahu maju. Sebaliknya dari arah dalam ke luar akan membuat perahu mundur dan diinstruksikan dengan aba-aba “Mundur”.

Untuk aba-aba mengayuh biasanya ada tambahan intruksi berupa “Kanan” dan “Kiri”. Hal ini untuk menunjuk ke orang yang bertugas mengayuh. Jadi, instruksi yang biasa diucapkan berupa “Kanan Maju, Kiri Mundur” atau “Kanan Mundur, Kiri Maju”. Kedua instruksi ini untuk membantu pemandu dalam membelokkan perahu ke kanan atau ke kiri.

Jadi misalnya “Kanan Maju, Kiri Mundur”, maka orang yang duduk di sebelah kanan segera mengayuh maju dayungnya, sementara orang yang duduk di kiri serentak mengayuh dayung mundur. Sebaliknya, instruksi “Kanan Mundur, Kiri Maju” maka orang yang duduk di kiri mengayuh dayung maju dan orang yang di sebelah kanan mendayung ke arah mundur.

Selain itu, terdapat pula aba-aba “Stop”. Jika Anda mendengar instruksi ini, maka angkat dayung Anda atau berhenti mengayuh dayung. Ada pula instruksi “Pindah Kanan” dan “Pindah Kiri”. Bila terdengar “Pindah Kanan”, maka orang di sebelah kiri segera pindah ke sisi kanan perahu, sementara orang di sebelah kanan tetap di posisinya. Begitu sebaliknya, jika terdengar instruksi “Pindah Kiri”.

Jika Anda mendengar instruksi “Bum”, maka instruksi ini dimaksudkan untuk menghindari jeram. Peserta segera mengangkat dayung dan badan merunduk ke dalam perahu, serta berpegangan pada perahu. Hal ini agar menjaga keseimbangan badan agar tidak terlempar ke sungai.

  1. Saat terjatuh

Bila Anda terlempar ke sungai, tetaplah tenang dan jangan panik. Namun, cara berenangnya tidak seperti berenang di kolam renang. Arahkan tubuh Anda menghadap ke atas atau bawa tubuh menjadi terlentang, seakan sedang berbaring di atas air.

Lalu arahkan tubuh sesuai arus sungai, jangan melawan arus atau membelakangi arus. Angkat kaki tinggi dan menghadap ke depan atau ke arah hilir sungai. Hal ini agar Anda mengetahui jika ada batu di depan Anda dan bisa menahannya dengan kaki.

  1. Perahu terbalik

Kadang saat arus deras atau memang disengaja, perahu akan terbalik. Di beberapa kejadian, peserta akan berada di dalam perahu yang terbalik. Suasana yang seketika gelap kadang membuat panik. Jika hal ini terjadi, tetaplah tenang.

Walau perahu terbalik, di perahu terdapat celah udara. Cobalah keluar dari balik perahu dengan cara menyelam. Namun sebenarnya di dalam perahu pun tetap aman. Hanya saja sebaiknya berusaha keluar agar tidak terkena batu.

 

KESIMPULAN:
“Jika anda menginginkan wisata arung jeram di sungai ayung dan menggunakan Rafting murah di ubud Harga tahun 2017 yang aman serta bersifat rekreasi, yup.. anda bisa gunakan operator Sobek rafting atau operator Toekad Rafting yang berada di Sungai Ayung di Ubud,  dimana anda tidak perlu berlama berada dalam mobil untuk mencapai lokasi, demikian juga akan Keamanan dan kenyaman kondisi sungai  – kami rekomendasikan sungai ayung ini cocok untuk wisata anda”.

 

REKOMENDASI OPERATOR RAFTING UBUD

 

Banyak pilihan perusahaan jasa yang menyediakan aktivitas arung jeram di sungai Ayung ini berserta kelengkapan standard keamanan yang baik dan Asuransi yang terpercaya.

Disini juga di butuhkan kejelian anda untuk melihat perusahaan rafting mana yang terbaik dan terpercaya, walau kadang harga bukan patokan dari pelayanan.

banyak yang menawarkan harga relatif sangat murah tanpa memperhatikan faktor pelayanan, keselamatan dan keamanan peserta rafting, demikian pun sebaliknya, tapi bersama kami Gotravela Indonesia sudah menseleksi dengan baik dan tepat Operator Rafting terbaik di Sungai Ayung ubud.

 

Disarankan hal hal yang perlu di perhatikan dalam memilih Operator.

Kondisi Sungai Ayung
Perlengkapan Standard Rafting dengan mengarungi kondisi sungai ayung yang jeram
  1. Branded (Nama Perusahaan yang sudah cukup terkenal mulai Bali Sobek, Bali Adventure, Maya Rafting, Toekad Rafting dan lainnya).
  2. Fasilitas antar jemput (Driver pick up on time, ramah dan tidak ugal ugalan dalam mengendarai mobil).
  3. Fasilitas peruhaan Raft (Mulai dari Lobby, Resto, Ruang ganti, Loker, Towel, dan keramahan staff rafting).
  4. Equipment atau perlengkapan Rafting (Mulai dari Life jacket, helm, Stick pengayuh, Ban Rafting kondisi bagus dan layak – sebab jika Raft sudah cukup lama maka kadang suka bocor dan tak terawat sebab dasar raft sering bergesek dengan pasir yang demikian adanya dasar kondisi sungai ayung).
  5. Guide rider yang ramah dan professional – ini perlu karena mereka lah yang akan menemanidan menjadi leader kita sepanjang petualangan tersebut (dibutuhkan rider guide yang informative, komunikatif, care-siap dan peduli, ramah dan suka ngelucu-funny guys hingga petualangan anda akan semangin seru dan hidup).
  6. Perasmanan dengan sajian menu makan siang yang layak dan tentunya LEZAT. Bisa di bayangkan kan? Jika anda setelah lelah dan seru seharian main di sungai dan Arungi Jeram  yang dasayat itu dalam kondisi perut lapar tau tau nya makanan tidak enak alias basi.. mmhh disini juga perlu anda perhatikan karena ini pun mencakup ke Nyamanan perut anda – hingga tidak diare setelah makan hehehe.. sebab yang satu ini saya hobby banget.
  7. Nah yang terakhir tidak kalah pentingnya adalah ASURANSI, anda mesti jeli dan memastikan perusahaan penyedia jasa rafting ini apakah mengAsuransikan bagi setiap customer dan pelanggannya dengan baik – sebab hal ini tidak kalah jauh pentingnya, ya kita tidak pernah menginginkan sebuah musibah tapi tidak ada salahnya jika kita berjaga-jaga bukan? Kuncinya hanya satu tetap mengikuti aturan dan intruksi standard selama dalam kondisi sungai ayung yang stabil.

 

Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Rafting:

 

  • Pakaian untuk bermain air.
  • Sun Scream.
  • Sepasang Pakaian Ganti.
  • Kami rekomendasikan untuk memakai sandal bertali/sandal gunung atau sepatu yang khusus untuk bermain air.
  • Sedikit uang untuk pembelian foto pribadi saat rafting atau souvenir.

 

Demikian Kriteria dan Kondisi Sungai Ayung Bali kami tulis, semoga ini bermanfaat bagi traveler dan para rafter pemula maupun yang level medium, kami juga menawarkan Harga rafting murah di ubud 2017 dan menyediakan penyewaan mobil dan motor untuk kenyamanan wisata anda dibali, untuk cara pemesanan bisa check di bawah ini.

 

 

Cheers – Grace gotravela +628214444 8095 Sewa mobil dan wisata Indonesia