KalimantanUncategorized

Melihat Keunikan Pasar Terapung Lok Baintan

Pasar Terapung Lok Baintan

Siapa sangka pasar juga bisa menjadi daya tarik wisata loh, yaitu Pasar Terapung Lok Baintan. Pasar yang terletak di Kalimantan Selatan ini mempunyai daya tarik tersendiri karena mengapung di atas Sungai Martapura, Kota Banjarmasin. Seperti apa keunikan lainnya di pasar terapung ini? Yuk baca di sini ya.

Lok Baintan Floating Market
Photo by Smashinghub

Deskripsi Pasar Terapung Lok Baintan

Pasar Terapung Lok Baintan merupakan sebuah pasar yang mengapung di perairan Kalimantan luas. Penduduk sekitar menyebut Pasar Lok Baintan dengan sebutan pasar Sungai Martapura karena terletak di atas Sungai Martapura.

Pasar ini sama halnya dengan pasar lainnya yang ada di daratan. Menjual berbagai kebutuhan makanan seperti sayuran, bumbu, ikan dan daging. Para penjual menaiki kapal seukuran tubuhnya yang di bagian depan dan belakang penuh oleh bahan yang akan mereka jual.

Kapal kecil yang dipakai untuk menjual berbagai sayuran disebut dengan klotok. Klotok akan dinaiki oleh kaum wanita dengan penutup kepala. Penutup kepala disebut juga sebagai tanggui. Tanggui yang mereka gunakan berasal dari ikatan tapih atau jarit. Tetapi, ada juga yang mengenakan jilbab pada umumnya dan topi bulat.

Topi tersebut berguna sebagai penahan panas. Pasar Lok Baintan buka pukul 05.30 hingga 10.00. Selama waktu tersebut, Anda akan melihat pemandangan yang begitu indah. Warna cantik gabungan dari pantulan air laut, warna kapal dan sayuran.

Lokasi pasar

Untuk mengunjungi Pasar Terapung Lok Baintan, Anda cukup datang saja ke Kecamatan Sungai Tabuk Banjar. Kemudian masuk menuju Desa Sungai Pinang. Pasar yang telah eksis dari Kesultanan Banjar ini hanya buka selama 4 jam saja. Para penjual akan pulang dan mengerjakan segala keperluan rumah tangga.

Sentra penjualan Pasar Terapung Lok Baintan tidak hanya berasal dari petani dari desa sekitar saja. Ada juga dari desa sebelah, seperti Sungai Lenge, Desa Sungai Bakung, Desa Sungai Paku Alam, Desa Sungai Saka Bunut, Desa Sungai Madang, dan Desa Sungai Tanifah.

Perjuangan yang tak mudah bagi Anda jika ingin melihat keunikan Pasar Lok Baintan. Medan yang akan Anda cukup sulit karena termasuk jauh dari perkotaan.  Dengan kapal, sekitar 3 jam dari pusat Kota Banjarmasin Anda akan mendapati lautan luas untuk menyeberang.

Photo by e-xploretumblr

Keunikan Lok Baintan Floating Market

Masih berlaku sistem barter

Sistem perdagangan di pasar ini masih cukup tradisional karena berlaku sistem barter, yaitu membeli sebuah atau lebih barang dengan menukarkan barang yang nilainya setara.

Sebagai contoh, penjual buah membutuhkan wortel, kemudian menukar dengan buah yang kepada penjual wortel. dengan demikian kedua penjual sama-sama mendapatkan apa yang mereka butuhkan.

Akan tetapi, jika Anda ingin membeli sayuran dengan uang pedagang pasar terapung Lok Baintan juga menerima transaksi tunai.

Harga murah, langsung dari petani

Karena langsung dari petani dan sangat segar, anti pestisida tentunya jika Anda mau terjun belanja. Setiap harinya, pedagang akan memanen sayuran atau hasil bumi dalam jumlah yang mereka perlukan untuk mereka jual. Jangan heran ketika buah dan sayurnya begitu segar ya!

Menjual memakai bedak dingin

Wanita yang menjual di perahu selalu memakai bedak dingin di wajah, tak heran jika ada warna putih menempel di setiap wajah wanita.

Baca juga :

Pasar Lok Baintan Kalimantan merupakan sebuah tradisi penjualan yang masih alami, kita perlu melestarikan sebagai kekayaan budaya negara. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.